Kamis, 10 Maret 2011

Orang Kristen Tidak Pantas Masuk Sorga Jika Tidak "RADICAL"

Sebuah judul tulisan yang bombastis, namun memang demikianlah kenyataannya. Saya akan memberikan beberapa landasan pemilihan Judul tulisan ini:


A. APAKAH RADICAL ITU?

Saya memilih 2 arti Etimologi Leksikal Radical sbb:

1. Historikal Radikal

The term Radical (from the Latin radix meaning root) was used during the late 18th century for proponents of the Radical Movement. It later became a general term for those favoring or seeking political reforms which include dramatic changes to the social order. Historically, early radical aims of liberty and electoral reform in Great Britain widened with the American Revolution and French Revolution so that some radicals sought republicanism, abolition of titles, redistribution of property and freedom of the press. Initially identifying itself as a far left party opposed to the right-wing parties; the Orleanists, the Legitimists and the Bonapartists in France in the nineteenth century, the Republican, Radical and Radical‐Socialist Party progressively became the most important party of the Third Republic (1871–1940). As historical Radicalism became absorbed in the development of political liberalism, in the later 19th century in both the United Kingdom and continental Europe the term Radical came to denote a progressive liberal ideology; See/source wikipedia.

Dari kutipan di atas saya sederhanakan artinya menjadi sbb: Kata "Radikal" (dari bahasa LATIN yaitu Radix artinya berakar), istilah ini dipakai sejak akhir abad ke-18 oleh pendukung  "Gerakan Radikal/Radical Movement". Dst... Gerakan ini berkembang ke beberapa negara sebagai gerakan politik pembebasan, perjuangan kemerdekaan dll di beberapa tempat di penjuru dunia.

2. Kamus Indict

 Kata Benda. 1 seorang radikal. 2. Math., Chin.: akar. - Kata Sifat. 1. radikal. 2. sampai ke akar-akarnya. -radically Kata Kerja. sama sekali.

3. Kesimpulan:

Arti Leksikal Radikal adalah berakar


B. APA KATA ALKITAB TENTANG RADIKAL?

Saya memilih 3 Tokoh Perjanjian Baru yang memberikan pandangan mereka tentang 'radikal' sbb:

1. PANDANGAN YESUS

Yesus pernah membahas 'radikal' dengan selera kemasan yang berbeda namun isinya sama. Saya menilai kemasan yang dipakai Yesus tentang 'radikal' dengan memakai istilah 'fanatism'. Fanatik artinya sangat rohani, Yesus membandingkannya dengan sikap tingkah laku keagaamaan orang Farisi. Yesus berkata dengan Jelas bahwa jika kita tidak lebih dari orang Farisi; kita tidak layak masuk sorga.

Matius  55:20 Maka Aku berkata kepadamu: "Jika hidup keagamaanmu (fanatic) tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.".

Di sisi lain Yesus memberikan perumpamaan jika seseorang tidak radikal (berakar kuat) pasti murtad. Murtadnya ada dua macam: 1. Murtad keyakinan (pindah); 2. Murtad perbuatan (tingkah laku yang menyangkal keyakinannya kepada Yesus; istilah hari-hari: BATU SANDUNGAN); ayatnya terdapat di:

Markus  44:17 "tetapi mereka tidak berakar (radix) dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad."

juga terdapat di sinoptik lain:

Lukas  88:13 "Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad."

2. PANDANGAN RASUL PAULUS

Paulus memberikan kontribusi positif tentang judul tulisan saya ini. Ia mengatakan menjadi orang Kristen harus radikal/berakar dalam ke arah Kristus, Ia kemukakan ajaran itu kepada Jemaat di Efesus dan Kolose; sbb:

Efesus  33:17 "sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih."

Kolose  22:7  Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.


3. PANDANGAN RASUL PETRUS


Rasul Petrus adalah rasul yang berakar dalam di dalam kasihnya kepada Kristus. Sejarah gereja mencatat bahwa ia mati sebagai martir dengan cara mati yang mengenaskan dengan disalibkan dengan kepala ke bawah. Tulisan-tulisan Petrus di dalam 1 Petrus dan 2 Petrus menegaskan keradikalan iman Petrus. Tulisan yang sangat menginspirasi untuk terus berjuang dalam iman. Petrus menegaskan makna penderitaan. Jika kita menderita karena dosa, salah, pelanggaran kita itu lumrah; namun jika kita menderita karena nama Yesus dan karena kebenaran; itu akan membawa kemuliaan dan pemuliaan. Petrus mengatakan bahwa: Jika orang-orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan; bagaimana jadinya orang yang murtad? (bahasa penulis) bandingkan dengan Alkitab:

1 Petrus 4:17 "Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?4:18 Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia."

Apa arti tulisan Petrus ini? Sederhana sekali, artinya bahwa kita harus senantiasa meng-up grade standart kerohanian kita. Harus Fanatik dan positif. Jangan malu jika anda di sebut orang : "J E S U S   F R E A K"  (tergila-gila kepada Yesus). Justru Paulus menganjurkan harus berakar di dalam Yesus.

4. PANDANGAN YOHANES

Yohanes memiliki pandangan yang cantik tentang kesungguhan di dalam Yesus. Ia berkata orang-orang yang tidak sungguh-sungguh (freak) kepada Yesus akan dimuntahkan dari kasih karunia. Saya mensinonimkan kata "tidak sungguh-sungguh dengan suam-suam kuku".

Wahyu  33:16 "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."


C. KESIMPULAN

Saya tidak sedang mengajak anda untuk berperang melawan darah dan daging; namun saya sedang mengajak kita menjadi seorang Kristen yang kuat berakar di dalam Yesus. Seorang Kristen yang tidak radikal pasti tumbang dan murtad. Lawanlah kemurtadan dengan berakar dan bertumbuh kuat di dalam Yesus.

"I AM JESUS FREAK, WHAT ABOUT YOU ???..."

Shalom

Tommy Hansen Silalahi...
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar